Selamat datang di website resmi Rumah Sakit dr. Soekardjo

      Kegiatan senam dengan PROLANIS

Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Penyuluhan atau pemberian edukasi bagi Prolanis tentu saja merupakan hal yang penting dan wajib di berikan oleh petugas kesehatan, karena dengan edukasi, mereka bisa lebih faham dengan kondisi kesehatan, pengobatan dan perawatan jangka panjang selama mereka melakuakan rawat jalan sehingga bisa mencegah komplikasi, beberapa waktu kemarin RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya bekerjasama dengan Prolanis dan PKM Cipedes memberikan penyuluhan kesehatan buat Prolanis yang bertempat di PKM Cipedes.

     Kegiatan penyuluhan dengan PROLANIS

Ditemui disela-sela kegiatan Kepala UPTD PKM Cipedes yaitu dr. Etty Nurhayati bersedia memberikan informasi mengenai kegiatan tersebut, dr. Etty mengatakan bahwa tujuan diadakannya Prolanis ini untuk mendorong peserta penyandang penyakit kronis mencapai kualitas hidup optimal, contohnya mereka yang penyakit DM dan Hipertensi sesuai Panduan Klinis terkait sehingga diharapkan dengan berbagai kegiatan Prolanis, mereka dapat mencegah timbulnya komplikasi penyakit.

“Edukasi rutin Prolanis yang yang diadakan di PKM Cipedes mulai dirintis akhir tahun 2015, kemudian mulai efektif mulai tahun 2016, alhamdulillah untuk sekarang ini kami bekerjasama dan meminta RSUD dr. Soekardjo untuk mengisi penyuluhan ini yaitu dari PKRS RSUD dr. Soekardjo mereka dengan senang hati mengisi kegiatan penyuluhan ini, untuk hari ini jumlah peserta sebanyak 42 orang” ujar dr. Etty.

Tambah dr. Etty bahwa pelayanan untuk Prolanis diantaranya pemeriksaan kesehatan, edukasi dan senam kesehatan, program ini dilaksanakan untuk lingkungan kerja Puskesmas Cipedes, kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap minggu ke dua atau ke tiga perbulannya.

“Antusias peserta selama kegiatan ini cukup bagus, terbukti dari jumlah peserta yang terus meningkat, kendala yang selama ini dirasakan adalah keterbatasan tempat karena cukup sempit apalagi ketika hujan, namun sejauh ini kami mampu mengakalinya dengan mengadakan kegiatan di lantai 2 gedung puskesmas meski dirasa masih cukup sempit” kata dr. Etty.

Kedepannya dr. Etty berharap dapat dibentuk komunitas Prolanis yang lebih banyak lagi, karena sejauh ini baru ada komunitas Diabetes (DM) dan Hipertensi saja, itupun selama satu grup atau kelomok masih dicampur antara DM dan Hipertensi.

Evi Tan Sun Lan, S.ST selaku Kepala Instalasi PKRS juga memberikan komentar mengenai kegiatan ini, dia mengungkapkan kebahgaiaannya ikut terlibat dalam kegiatan ini. “Kami dari PKRS RSUD dr. Soekardjo merasa senang mengisi penyuluhan kali ini, melihat antusias mereka mengikuti kegiatan mulai dari kegiatan senam hingga penyuluhan sangat bagus, kami memberikan penyuluhan kesehatan tentang perawatan luka akibat diabetes yang bisa mereka aplikasikan di rumah masing-masing, goal-nya diharapkan mereka bisa mandiri merawat lukanya yakni bagi mereka penderita diabetes yang memiliki luka sehingga mereka tidak selalu bergantung dengan petugas kesehatan, karena sejatinya perawatan luka ini setiap orang bisa melakukannya mandiri di rumah, dengan perawatan luka mandiri tentunya luka akan lebih terawat secara periodik sehingga proses penyembukan lebih cepat” ujar Evi Tan Sun Lan.

Menurut Evi Tan Sun Lan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa berlanjut untuk kedepannya yaitu PKRS RSUD dr. Soekardjo bisa terus terlibat dengan kegiatan Prolanis, karena menurutnya tugas PKRS tidak hanya memberikan penyuluhan di dalam rumah sakit saja namun juga bagi masyarakat di luar rumah sakit termasuk di sekolah-sekolah ataupun kelompok komunitas dan masyarakat. (Kosdinar/PKRS/Adv)***

Attachments
  • dsc_0217
  • dsc_0190

Related Post