Selamat datang di website resmi Rumah Sakit dr. Soekardjo

Sehat merupakan hal yang penting, dewasa ini berbagai macam penyakit bisa mengancam kita, sebagian masyarakat tidak sedikit yang terjebak dalam gaya hidup yang tidak sehat seiring perubahan jaman yang kian modern, salah satu contohnya masyarakat lebih fokus dengan gadget mereka ketimbang melakuakan aktifitas fisik setiap hari, selain itu sebagian dari mereka ada lebih senang makan makanan yang tidak sehat seperti junk food dari pada mengkonsumsi sayur dan buah setiap harinya, tentu saja itu memicu tingkat Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai penyakit mayoritas yang banyak diderita masyarakat di jaman yang modern ini. Sesuai dengan data yang diperoleh dari Rekam Medik RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Diabetes Melitus (DM), Penyakit jantung Koroner (PJK), Stroke, Gagal Ginjal, Anemia dan lain-lain menduduki peringkat 10 besar penyakit di RSUD dr. Soekardjo, fakta tersebut diperkuat dari hasil rekap data rekam medik sepanjang tahun 2017 hingga bulan desember yang menunjukan bahwa penyakit Hipertensi menduduki peringkat pertama sebanyak 3601 kasus untuk pasien yang melakukan rawat jalan, sementara itu untuk pasien rawat inap penyakit anemia menempati urutan pertama sebanyak 1447 kasus.

Sayur dan buah merupakan dua hal yang tidak bisa terpisahkan, keduanya mengandung vitamin dan mineral, serta serat yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Serat dalam sayur dan buah berperan dalam mencegah berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, dan penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Hal ini karena serat dapat membantu kita dalam menurunkan kolesterol jahat, mengontrol kadar gula darah, melancarkan sistem pencernaan, dan membuat kita lebih kenyang sehingga tidak makan berlebih.Beberapa vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam sayur dan buah adalah vitamin A, vitamin C, vitamin E, magnesium, seng, kalium, fosfor, dan asam folat. Kandungan-kandungan ini tentu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, yang juga berguna untuk mencegah berbagai macam penyakit. salah satu contohnya seperti kalium dalam pisang yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko kehilangan massa tulang, dan mencegah batu ginjal.

Peningkatan konsumsi sayur dan buah nusantara menuju masyarakat hidup sehat menjadi tema besar yaitu Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi. Gizi sebagai komponen utama dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas memiliki persoalan yang harus dipecahkan melalui keterpaduan semua pemangku kepentingan. Momentum hari gizi nasional yang jatuh pada 25 Januari 2018 ini bukan hanya untuk membangun awareness tetapi harus diwujudkan dengan aksi nyata. Masalah gizi merupakan salah satu masalah serius yang perlu mendapat perhatian karena kondisi kekurangan gizi akan menyebabkan rendahnya satus kesehatan dan gizi yang berakibat pada rendahnya kualitas SDM, pencapaian pendidikan dan daya saing bangsa. Oleh karenanya konsumsi sayur serta buah-buahan yang belum memadai berpengaruh terhadap suplai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Untuk mengatasai masalah-masalah tersebut dicanangkan oleh ibu menteri kesehatan suatu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS) dengan fokus pada 3 kegiatan yaitu : meningkatkan aktifitas fisik dengan cara melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, deteksi dini penyakit dengan cara cek kesehatan rutin setiap 6 bulan sekali dan konsumsi sayur dan buah setiap hari minimal 5 porsi seperti yang sedang kita bahas kali ini.

Untuk itu, mari kita budayakan makan buah dan sayur setiap hari, terdapat banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menambahkan asupan sayur dan buah ke dalam menu kita sehari-hari, baik untuk di rumah, di tempat kerja, ke sekolah dan tempat lainnya. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk melewati makan sayur dan buah setiap hari, tips lain agar lebih menghemat keuangan namun tetap menjalankan pola makan yang sehat, kita juga bisa memanfaatkan buah dan sayur lokal yang tersedia di pasar setempat, yuk masyarakat indonesia kita dukung GERMAS, karena dengan GERMAS “Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat!!!”. (PKRS/Adv)***

Related Post