Selamat datang di website resmi Rumah Sakit dr. Soekardjo

Setiap tanggal 4 Februari setiap tahunnya seluruh warga dunia merayakan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day), untuk tema tahun ini “Kita Bisa, Aku Bisa” dengan Sub-tema “Aku Bisa Melakukan Deteksi Dini, Kita Bisa Mengerti Kanker”. Mengingat Kanker masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat sebagai salah satu penyebab kematian terbanyak, oleh karenanya RSUD dr. Soekardjo tidak mau melewatkan peringatan penting ini dengan melakukan penyuluhan untuk pasien, keluarga dan masyarakat.

Untuk tahun ini kami memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kanker dan sosialisasi SADARI SADANIS untuk masyarakat, mengingat SADARI dan SADANIS masih terdengar awam ditelinga masyarakat berdasarkan hasil survey kami kepada pasien, keluarga dan masyarakat sebelum kegeiatan ini dilaksanakan. Penyuluhan kami lakukan di dua tempat yaitu di Ruang tunggu klinik Obstetri dan ginekologi dan juga ruang tunggu rawat inap ruang Melati lantai 2 (Kebidanan), kegiatan ini diselenggarakan oleh Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (IPKRS) bekerjasama dengan kebidanan RSUD dr. Soekardjo.

Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) adalah hal yang sangat direkomendasikan oleh para ahli untuk mendeteksi kanker payudara, SADARI dilakukan wanita setiap satu sampai tujuh bulansekali pada hati ke 7-10 setelah menstruasi dimulai. Pada saat itu, kepadatan payudara berkurang sehingga perubahan sekecil apapun akan lebih mudah terasa. wanita menopause tetap harus melakuakn SADARI yaitu pada tanggal yangsama, misalnya pada hari gajian suami. Pemeriksaan ini juga perlu dilakukan oleh laki-laki, sebab meskipun resikonya lebih kecil, laki-laki juga bisa terkena kanker payudara.

Beikut 6 Langkah SADARI yang bisa dilakukan di rumah:

1. Berdiri tegak menghadap cermin. Cermati bila ada perubahan bentuk dan permukaan kulit payudara, pembengkakan maupun perubahan pada puting. Jangan khawatir apabila bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris.
2. Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan, cermati payudara. Kemudian dorong siku ke belakang dan cermati lagi bentuk dan ukuran payudara. Otot dada Anda dengan sendirinya akan berkontraksi saat melakukan gerakan ini.
3. Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung dan dorong kedua siku ke depan. Lalu, kencangkan otot dada Anda.
4. Posisikan lengan kiri ke atas dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Gunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan daerah payudara dan cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke daerah ketiak.
5. Buatlah gerakan lingkaran-lingkaran kecil dari atas ke bawah, melingkari daerah payudara, serta dari tepi payudara ke puting dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan. Pencet puting dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Segera berkonsultasi dengan dokter jika terdapat cairan yang keluar dari puting.
6. Pada posisi berbaring, letakkan bantal di bawah punggung. Angkat lengan kiri ke atas dan cermati payudara kiri menggunakan pola gerakan sebelumnya. Angkat lengan kanan ke atas dan lakukan pemeriksaan yang sama pada payudara kanan.

Jika Anda menemui kondisi berikut saat melakukan pemeriksaan payudara, segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter:

1. Ada benjolan keras pada payudara atau daerah sekitar ketiak. Biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan muncul pada satu sisi saja.
2. Perubahan ukuran atau bentuk payudara seperti pembengkakan, berlekuk, dan pembuluh darah yang tiba-tiba muncul atau terlihat jelas.
3. Perubahan pada permukaan payudar seperti kulit mengeras, mengelupas, berwarna kemerahan atau seperti kulit jeruk.
4. Perubahan pada puting seperti puting tertarik ke dalam atau keluar cairan dari puting.

SADANIS dilakukan secara rutin ke Dokter ahli, untuk perempuan usia 20 hingga 30 tahun bisa dilakukan setiap tiga tahun sekali, sementara untuk perempuan diatas usia 40 tahun harus melakukannya setiap tahun, SADANIS dilakukan dengan USG dan Mamografi.

Selamat Hari Kanker Sedunia 2018 semoga lewat peringatan ini, masyarakat dunia lebih peduli dengan kanker.

(PKRS/Adv)***

Attachments
  • dsc_0049-kecil
  • dddsc_0091-kecil

Related Post