Selamat datang di website resmi Rumah Sakit dr. Soekardjo

Gaya hidup sehat, tidak hanya sebatas menjaga pola makan, olahraga rutin dan menghindari kebiasaan buruk, tapi juga perlu memerhatikan minuman yang dikonsumsi. Selain makanan, minuman merupakan kebutuhan penting bagi kesehatan manusia. Minuman mengandung air yang dibutuhkan tubuh agar semua organ berfungsi dengan baik.

Ditemui disela-sela kesibukannya, Direktur RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya yaitu Dr. H. Wasisto Hidayat, M.Kes bersedia memberikan informasi seputar manfaat minum air putih untuk kesehatan. Menurutnya air putih yang sehat merupakan air yang tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau dan sifatnya jernih. “Dewasa ini sebagian masyarakat cenderung lebih banyak dan lebih sering mengkonsumsi minuman seperti air teh, air kopi dan minuman lainnya yang mengandung kadar gula dan kalori yang cukup tinggi, ketika minuman tersebut dimunum dalam porsi yang berlebihan inilah yang membuat kesehatan masyarakat dari waktu ke waktu semakin menurun” ungkap Wasisito.

Selanjutnya Direktur Utama RSUD dr. Soekardjo tersebut memaparkan bahwa tubuh manusia sendiri terdiri dari 70% sampai 80% mengandung air, sedikitnya secara normal kita butuh 2 liter atau 8 gelas air sehari, Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat ataupun pernapasan. “Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengganti cairan tubuh yang keluar adalah mengisinya kembali dengan mengkonsumsi air putih, saya rasa, tubuh kita lebih baik terhidrasi oleh air putih dari pada jenis air minum lain, karena menkonsumsi air putih secukupnya tubuh kita akan selalu segar dan kesehatan tetap terjaga” tandas Wasisito.

Menurut Wasisito Air putih harus dimunum secukupnya, artinya tidak kurang dan tidak terlalu banyak, beliau menyarankan agar kita mengkonsumsi air minum hanya pada saat kita merasa haus dan dahaga. “Ingat ya, kita minum air putih pada saat kita merasa haus, konsumsilah air minum secukupnya atau tidak berlebihan, yaitu tidak lebih dari 0.03 liter per kg berat badan kita, Jadi misalnya seseorang memiliki berat badan seberat 60 kg, maka konsumsi air minum yang sarankankan untuk orang tersebut adalah tidak lebih dari 1.8 liter per hari” jelas wasisito. Lebih lanjutnya beliau menjelaskan bahwa rekomendasi atau perhitungan tersebut ini sangat logis, karena berat badan seseorang tentunya berpengaruh juga dengan jumlah kebutuhan air yang harus diminumnya perhari, Orang yang lebih gemuk tentunya membutuhkan air dalam jumlah yang lebih banyak, jika dibandingkan dengan orang yang kurus.

“Ada hal yang harus kita ingat, bahwa aturan minum 2 liter perhari itu sebenarnya berlaku bagi orang sehat, sementera itu misalnya untuk penderita penyakit ginjal seperti gagal ginjal tentulah harus dibatasi. Orang yang menderita sakit ginjal tidak boleh minum air putih terlalu banyak, karena akan semakin memperberat kerja ginjalnya’’ tandasnya.

Menurutnya masih banyak masyarakat yang salah tentang anjuran minum air putih ini, karena ingin mencukupi kebutuhan air untuk tubuh, mereka umumnya minum air putih dalam jumlah banyak sekaligus dalam satu waktu, padahal kebutuhan air per hari untuk tiap-tiap orang berbeda bergantung pada kondisi-kondisi tertentu, seperti aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. “Untuk itu, minumlah secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing, minumlah air putih saat kita merasa haus, karena haus dan dahaga adalah indikator terbaik untuk mengetahui kapan saatnya tubuh kita membutuhkan minum” ujarnya.

Selain haus, kita juga bisa mengetahui kecukupan jumlah cairan bagi tubuh lewat warna urine, bila urine/air seni berwarna kuning cerah/bening dan jumlahnya banyak, itu artinya kebutuhan cairan tubuh cukup baik dan sudah terpenuhi, sedangkan jika warna air seni berubah menjadi lebih gelap (kuning tua/oranye) dan jumlahnya sedikit, itu berarti kebutuhan cairan tubuh masih belum terpenuhi.

Menurut Wasisto ada beberapa manfaat air putih bagi tubuh manusia, antara lain:

Air Putih Bisa Membuang Racun-Racun Tubuh Atau Toksin (Detoksifikasi)

Didalam tubuh ada toksin yang datang lewat makanan atau minuman yang kita konsumsi, air putih adalah pilihan paling baik untuk menolong keluarkan toksin dari tubuh serta buang zat beresiko lain lewat keringat serta urin dengan sistem buang air kecil.

Menjaga Saluran Pencernaan Sehat

Minum air putih juga baik untuk melancarkan metabolisme tubuh, dengan begitu, saluran pencernaanmu pun akan menjadi lebih baik dan dapat menyerap nutrisi dengan optimal, saat-saat seperti ini dapat kita maksimalkan dengan berdiet seimbang dan bergaya hidup sehat.

Mencegah gastritis dan gangguan sistem pencernaan

Buat anda yang sering terkena gastritis atau maag dan gangguan pencernaan lain akan banyak terbantu dengan minum air putih. Gangguan pencernaan terjadi saat tingkat keasaman lambung meningkat. Dengan banyaknya konsumsi air putih, akan membuat asam lambung jadi encer, sehingga asam lambung tidak mudah turun, Bila kita minum air putih yang cukup, makanan yang kita konsumsi bisa dengan lancar melewati saluran pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit sehingga fungsi usus kita tetap normal.

Mencegah kerontokan dan menyuburkan rambut

Kerontokan rambut dini disebabkan oleh dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh. Dengan memenuhi asupan air, rambut kita akan makin ternutrisi dan sehat.

Kulit semakin sehat

Khasiat kulit halus dan bercahaya juga bisa didapat jika kulit terhidrasi dengan baik, cairan dalam tubuh akan membuat peredaran darah makin baik hingga ke kulit, sehingga kulit akan makin sehat.

Menjaga fungi ginjal dan mencegah terbentuknya batu ginjal

Cairan tubuh adalah alat transportasi sisa atau limbah yang keluar masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang bisa melewati ginjal untuk kemudian diproses dan dikeluarkan dalam bentuk urin. Saat cairan tubuh mencukupi, urin akan mengalir bebas, jernih, dan bebas bau. Ketika cairan tubuh tidak cukup, konsentrasi urine, warna, dan baunya akan lebih kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Inilah kenapa kalau kita kurang minum air putih, risiko Anda terkena batu ginjal akan meningkat, apalagi pada iklim panas atau hangat, air putih juga bisa mengencerkan garam serta mineral dalam urin yang menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Related Post